Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

Tidak Update

Saya punya standart tinggi untuk masalah aksesoris yang saya pakai. Bukan, bukan masalah harga yang tinggi dan branded. Bukan sama sekali. 

Standart tinggi yang saya maksud disini adalah bebeda dari yang lain, dan yang pasti nyaman. Nah, kenyamanan ini lah yang sulit sekali saya ciptakan dalam membeli barang. Ada yang bagus, tapi ternyata banyak jenisnya. Saya memang selalu susah jika membeli sesuatu, susah menentukan. Membeli barang itu seperti jatuh cinta, jika suka pada pandangan pertama, dicoba cocok, maka saya akan saya beli. Momen seperti itulah yang seringkali sulit saya dapatkan.

Hingga akhirnya, banyak keluar masuk toko, sampai pulangpun tak membawa apa- apa, capek.

Itulah sebabnya, saya bukan tipe orang yang update untuk masalah penampilan. Saya lebih suka memakai barang yang tahan lama, meskipun harganya lebih tinggi dari biasanya. Karena kepuasan konsumen, ditentukan oleh selera. 



Komentar

  1. be yourself Silviana. Sebenarnya apa pun yang kamu pakai dan merasa nyaman, itu jauh lebih dari kata KEREN! Terkadang window shoping emang wasting time and cuapek loh... Nice to know YOU

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak.. Aku pun malas lah kalau cuma window shoping. Baru ke tempat belanja kalau benar- benar mau beli sesuatu. Time is more than money, i think. Haha.. Yip2. nice to know you too kak :)

      Hapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame