Kenal Lebih Dekat dengan Teman Kreasi Indonesia

Gambar
Sejak pandemi datang, rasanya makin banyak teman-teman yang bergerak menjadi wirausaha dan kreator. Kebanyakan awalnya cuma coba-coba, ternyata banyak juga yang berhasil dan keterusan sampai sekarang. Nah beruntungnya, sekarang ini ada banyak sekali dukungan dan kemudahan yang diberikan kepada pengusaha dan kreator lokal. Salah satunya adalah dukungan dari PT Smartfren Telecom Tbk. Para pengguna setia Smartfren pasti udah ga heran kalau Smartfren selalu punya gebrakan baru. Program terhits yang baru diluncurkan oleh Smartfren kali ini adalah Teman Kreasi Indonesia. Program ini merupakan sarana pemberdayaan lanjutan yang memiliki basis pengembangan dan penguatan komunitas kreatif di masyarakat. Sama seperti sebelumnya prinsip yang digunakan oleh Teman Kreasi Indonesia adalah kokreasi yang saling mendukung. Maka dari itu Teman Kreasi Indonesia diharapkan dapat mendorong lahirnya banyak wirausahawan sosial, wirausahawan digital, serta kreator lokal di tanah air. Pada tanggal 25 Maret 2021

Kenapa Milih Ekonomi ?

Tugas banyak, dan masih saja nyempatkan diri buat nulis di blog. Ah~~ memang pesona nge blog ga pernah bisa digantiin sama apapun. Kalau udah nge blog, lupa sama semua- muanya. Hahaha..

Ya, ceritanya minggu- minggu ini hidupku terkuras sama yang namanya tugas. Sebenernya simpel, licin, dan ga nyangka. Dua modul saja. 

Oke, mungkin sebelumnya aku pernah cerita soal dua MK dosen yang sama serta ruangan yang sama ya ? Coba liat lagi di post ku yang sebelum- sebelumnya. Kayaknya aku pernah nulis di awal semester 4. 

Nah, kali ini ibuk dosen yang cantik ini mengadakan simulasi pembelajaran dengan berkelompok dan kompetisi. Maksudnya gimana ? Jadi, satu kelas di bentuk menjadi delapan grup, masing- masing grup memiliki 4 dan 5 anggota menyesuaikan dengan bab di modul yang belum di bahas. Nah, setiap anggota nantinya akan berkompetisi sesuai dengan bab masing- masing yang dikuasai, selain itu yang berkompetisi harus berjuang untuk mendapat nilai A untuk kelompoknya. Jadi, setiap pertemuan akan ada satu anak yang berkompetisi dengan kelompok lainnya.

Susahnya adalah, karena ini berkelompok maka nilai akan dibagi untuk kelompok tersebut. Ah. 

~~~~~~~~~~~~~~~~

Itu tadi cuma sebagian aja kesusahan dari kuliah di ekonomi. Dulu, sebelum masuk kuliah aku pernah ngobrol sama wali kelas SMA, pak Made Suastika. Beliau bilang di EKP (Singkatan dari Ekonomi Pembangunan) itu susah, jadi harus bener- bener. dan awalnya aku menyangsikan hal itu. Toh selama tiga semester aku bisa menjalani dengan mudah dan mulus, dibuktikan sama IP yang ga turun. Tapi! Permasalahan dimulai saat semester empat. entah kenapa kuliah jadi susah, padahal beban sks makin sedikit.

yah, ini sih gara- gara ikut- ikutan milih jurusan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame