Wajib Nonton! Serial Drama Korea Tentang Teknologi dan Investasi

Gambar
Sejak pandemi muncul dan jam kerja mulai ada pengurangan, saya akhirnya menekuni kembali hobi nonton film. Kalau dulu saya lebih suka film hollywood semacam Harry Potter dan Bollywood. Tapi sekarang jadi suka nonton drama Korea, karena ternyata cerita yang diangkat gak kalah bagus dan menarik. Memang pandemi ini bikin banyak orang berubah, baik pola pikir ataupun kebiasaan. Dulu saya agak skeptis sama drama Korea, lebih karena episodenya yang banyak dan butuh banyak waktu untuk menyelesaikanya. Kalau sekarang? karena lebih  banyak waktu luang jadi ga masalah lagi mau berapa episode-pun akan ditonton. Nah di masa pandemi kemarin, saya berhasil menyelesaikan beberapa judul drama. Apalagi yang soal teknologi dan investasi. Rata-rata bikin saya ikut semangat menggapai mimpi setiap habis nonton. Apalagi saya kan juga sedang membangun small business. Baca Juga : Serunya Bikin Konten dengan Kuota dari Smartfren Nah, ini dia beberapa judul drama Korea mengenai teknologi dan investasi yang suda

Kenapa Milih Ekonomi ?

Tugas banyak, dan masih saja nyempatkan diri buat nulis di blog. Ah~~ memang pesona nge blog ga pernah bisa digantiin sama apapun. Kalau udah nge blog, lupa sama semua- muanya. Hahaha..

Ya, ceritanya minggu- minggu ini hidupku terkuras sama yang namanya tugas. Sebenernya simpel, licin, dan ga nyangka. Dua modul saja. 

Oke, mungkin sebelumnya aku pernah cerita soal dua MK dosen yang sama serta ruangan yang sama ya ? Coba liat lagi di post ku yang sebelum- sebelumnya. Kayaknya aku pernah nulis di awal semester 4. 

Nah, kali ini ibuk dosen yang cantik ini mengadakan simulasi pembelajaran dengan berkelompok dan kompetisi. Maksudnya gimana ? Jadi, satu kelas di bentuk menjadi delapan grup, masing- masing grup memiliki 4 dan 5 anggota menyesuaikan dengan bab di modul yang belum di bahas. Nah, setiap anggota nantinya akan berkompetisi sesuai dengan bab masing- masing yang dikuasai, selain itu yang berkompetisi harus berjuang untuk mendapat nilai A untuk kelompoknya. Jadi, setiap pertemuan akan ada satu anak yang berkompetisi dengan kelompok lainnya.

Susahnya adalah, karena ini berkelompok maka nilai akan dibagi untuk kelompok tersebut. Ah. 

~~~~~~~~~~~~~~~~

Itu tadi cuma sebagian aja kesusahan dari kuliah di ekonomi. Dulu, sebelum masuk kuliah aku pernah ngobrol sama wali kelas SMA, pak Made Suastika. Beliau bilang di EKP (Singkatan dari Ekonomi Pembangunan) itu susah, jadi harus bener- bener. dan awalnya aku menyangsikan hal itu. Toh selama tiga semester aku bisa menjalani dengan mudah dan mulus, dibuktikan sama IP yang ga turun. Tapi! Permasalahan dimulai saat semester empat. entah kenapa kuliah jadi susah, padahal beban sks makin sedikit.

yah, ini sih gara- gara ikut- ikutan milih jurusan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame