Kenal Lebih Dekat dengan Teman Kreasi Indonesia

Gambar
Sejak pandemi datang, rasanya makin banyak teman-teman yang bergerak menjadi wirausaha dan kreator. Kebanyakan awalnya cuma coba-coba, ternyata banyak juga yang berhasil dan keterusan sampai sekarang. Nah beruntungnya, sekarang ini ada banyak sekali dukungan dan kemudahan yang diberikan kepada pengusaha dan kreator lokal. Salah satunya adalah dukungan dari PT Smartfren Telecom Tbk. Para pengguna setia Smartfren pasti udah ga heran kalau Smartfren selalu punya gebrakan baru. Program terhits yang baru diluncurkan oleh Smartfren kali ini adalah Teman Kreasi Indonesia. Program ini merupakan sarana pemberdayaan lanjutan yang memiliki basis pengembangan dan penguatan komunitas kreatif di masyarakat. Sama seperti sebelumnya prinsip yang digunakan oleh Teman Kreasi Indonesia adalah kokreasi yang saling mendukung. Maka dari itu Teman Kreasi Indonesia diharapkan dapat mendorong lahirnya banyak wirausahawan sosial, wirausahawan digital, serta kreator lokal di tanah air. Pada tanggal 25 Maret 2021

Buah Ngayal Semalam



Beberapa waktu ini saya jadi ga kerasan di Malang, kangen rumah terus, kangen masakan ibuk, kangen semuanya yang di rumah. Di rumah semuanya enak. Efek semakin dewasa entah kenapa saya semakin takut meninggalkan rumah, takut jauh dari rumah dan seisinya. Mungkin saya kebalik ya, masa- masa muda seharusnya adalah masa dimana pergi jauh dari rumah, mencari pengalaman. Jika sudah cukup, maka pulang. 

Tiba- tiba semalam, ditemani lagu- lagu @tulusm saya kepikiran, mungkin lebih tepanya ngayal. Ngayal kalau misalnya Kediri- Malang dapat ditempuh dengan pulang pergi setiap hari dalam waktu tak kurang dari 60 menit dan murah pastinya. Maka, kami anak rantau ini tak perlu lagi mengalami yang namanya “homesick” karena setiap hari dapat merasakan kenyamanan dan kehangatan berada bersama keluarga di sebuah tempat yang disebut rumah. Tak ada lagi yang namanya kehabisan uang di akhir bulan, tak ada lagi makan mie instan. Mahasiswa rantau akan lebih sehat dan hebat. Haha.

Ngayalnya, coba kalau Kediri Malang bisa ada commuter line. Pasti enak dan lebih asik lagi kalau bisa pulang setiap hari, masyarakat commuter. Pagi merantau sore pulang. Maka, Malang hanya akan penuh di pagi hingga sore saja, sepulang itu, Malang tetap akan menjadi Malang. Gak bakal ada Malang sesak begini.

Seringkali saya membaca mengenai sistem transportasi luar negeri. Ya okelah, Indonesia memang belum sampai untuk urusan tersebut. Tapi, bisa bayangin gak sih misal bisa kayak gitu ? Pasti akan lebih banyak lagi keuntungan yang didapat.

Ya, mungkin awalnya memang memakan banyaak sekali dana untuk merealisasikan hal tersebut, eh bukan banyak sih, buanyaaaak pooool. Tapi, selanjutnya pasti akan indah.

Kemarin, saat di Jakarta saya pengen banget naik Commuter Line, muter Jakarta, sayang banget waktunya yang gak tepat, terlalu banyak kegiatan dan capek. Padahal kepingin banget tau rasanya. Ujung- ujungnya Cuma bisa stalk twitternya pak @nukman yang tiap hari upload foto dan keadaan di commuter line.

Pernah tau kan kata- kata ini ?

"Negara maju bukanlah negara tempat orang miskin mengendarai mobil. tapi tempat orang kaya menggunakan transportasi publik."

Nah, kita gimana ? 

*eh sorry ya buat anak rantau luar Jawa Timur* hehe

#LagiBener


Komentar

  1. mau naik commuter line, ke bekasi aja yuk :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mauu mak. Kapan- kapan kalau saya ke Bekasi deh :D

      Hapus
  2. Aku wis ping 3 koyoke ning meduro. Btw bisa kok sebenarnya negara kita ini kayak luar negeri, asal gak ada yg korupsi aja sih..

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame