Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

Romantisan : Mengejar Matahari Tenggelam (Lagi) Bukit Dieng

Demi menuntaskan keinginan untuk hunting foto senja di Bukit Dieng, Rabu itu kami romantisan lagi, padahal selasa malam udah romantisan beli maem di Sawojajar. Hehe

Daerah Dieng merupakan daerah perumahan yang cukup bisa dibilang elit. Ini pertama kalinya saya jalan- jalan ke daerah ini, biasanya cuma ke Dieng Plasa aja waktu belanja barang elektronik. Nah, muter- muter kok gak nemu bukit yang dibilang sama anak- anak yak ? Cari- cari google map yang muncul malah ****mart dekat perumahan. Lagi- lagi senja lewat begitu saja. Tapi si mamas gak kekurangan akal biar gak kecewa- kecewa banget dan acara jalan- jalannya tetep bisa diceritain, pindah haluan. Kalau ada bukit pasti ada lembah, begitu juga di daerah ini. Kalau di bukit dieng perumahan, di lembah dieng pun sama. Tapi, di lembah dieng ini ada patung budha buwesar! guedhi sakpol e.

Awalnya sih ragu- ragu mau masuk, tapi akhirnya masuk dan foto- foto di luarnya saja. Nama tempat ibadah ini adalah Majelis Agama Budha Tantrayana Zhenfozong Kasogatan Indonesia.

Nih foto- fotonya :

Anggap saja ini kuil

Tempat dupa, sebelahnya ada sesajennya, beng- beng.  
Tibakno gaul pisan.

Waini, kalau ini ...... 

Patung Budha yang guedhi sakpol e. Kudu ndangak (mendongak ke atas)

 gelas- gelas mini untuk para dewa (mungkin)


 bagaimana ? dari belakang sudah mempesona ? *dilempar pot*

Komentar

  1. mempesona bgt kl dari belakang sil ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. aduh mak ini jujur banget, kan jadi malu :D <3

      Hapus
  2. Selalu suka sama kuil kuil. Destailnya selalu mempesona. Dan yg paling penting: MERAH! Aku suka merah heheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. di Malang ternyata buanyak mas kayak begini. Merah? SAMAAAA :D

      Hapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame