Pertimbangan untuk Melakukan Pinjaman Uang yang Bisa Dicicil Secara Online

Mengambil pinjaman merupakan salah satu cara untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan. Ada banyak sekali tempat yang menawarkan pinjaman tersebut, mulai dari di perbankan, perorangan, hingga juga pinjaman online. Anda bisa untuk memilih tempat tersebut dengan berbagai tips dan pertimbangan yang penting untuk digunakan. Sehingga tidak hanya aman tetapi juga akan mendapatkan pinjaman yang tidak memberatkan ketika membayar pinjaman. Salah satu tempat yang bisa dipilih adalah pinjaman online. Ketika Anda akan memilih tempat pinjol, ada beberapa pertimbangan yang bisa digunakan mulai dari pinjaman uang yang bisa dicicil hingga bunga yang diberikan. Adapun pertimbangan penting untuk digunakan ketika memilih pinjaman online adalah: Tips pertama yang bisa digunakan adalah dengan memperhatikan bunga yang diberikan. Hal ini sangat penting sehingga Anda tidak terjerat pinjaman online yang mudah tetapi mempunyai bunga tinggi yang masuk akal. Oleh karena itulah pastikan memilih tempat pinjol dengan

Romantisan : Mengejar Matahari Tenggelam

Matahari Tenggelam, siang sudah mulai berganti malam. Orang bilang sore itu senja, senja artinya mulai malam, mulai malam artinya kurang cahaya. Kalau kurang cahaya jadinya sulit melihat. Lalu kesimpulannya ini tadi ngomong apa ?  hehe.. Gak ada cuma intermezo saja. Sekarang yang seriusan, bicara soal senja, ada beberapa orang yang sedih ketika senja datang, karena keindahannya hanya sejenak hadirnya, banyak orang menilai, senja adalah fenomena yang penuh dengan keraguan, bias oranye berbalut abu- abu, seringkali membuat orang bersedih. Saya dulunya juga sama sekali tidak pernah menyukai fenomena sore ini. Yip, masa senja setiap harinya kurang lebih hanya setengah jam saja. Tapi, sekarang beda ceritanya kalau senja sama kamu, ya udah pokoknya indah- indah tok. *sumpah ini dari tadi kok alay begini yak* *blushing* hehe





Senin, hari pertama si mamas praktik ngajar selama 1,5 bulan ke depan, waktu sms an, kok pengen jalan, akhirnya ngajak ketemuan, padahal kemarin minggu malam udah romantisan. Seperti biasa, kalau romantisan gak ada ide mau kemana. Tercetuslah "gimana kalau foto senja?" | Boljug alias boleh jugaaa deeeh. Waktu itu sempat dengar dari teman kalau di bukit dieng bisa motret senja karena tempatnya lebih tinggi. Tapi gak tau kenapa waktu udah ketemu planningnya berubah ke Batu. Sayang banget kesorean, macet, dan terlewatlah senja yang akan kami potret.



Meskipun senja kelewat gak masalah, lagi- lagi yang penting sama kamu. Menjelang maghrib, saya udah deg- deg an aja keingat dulu mamas pernah ngambeg gitu waktu diajak jalan maghrib- maghrib, sepanjang perjalanan dieem terus, diajak ngomong respon seperlunya. :( . Sepertinya dulu itu lagi PMS

Mampir masjid di Batu, makan soto, pulang..

Ternyata gak pulang, romantisannya masih lanjut di Taman Merjosari yang baru. Ada masjid yang sekilas mirip di Istanbul Turki di Merjosari. Versi mini.



Taman Merjosari sebenarnya cozy sekali untuk kongkow namun dinginnya gak karuan karena memang dulunya persawahan. Disini kami cuma jalan- jalan jalaaaaan foto- foto fotoooooo.. Mainan ayunan dan ngobrol entah apa kemarin itu. Kemudian beneran pulang.

Dapat salam dari mamas saya :)




Ciye romantisan terus.






Komentar

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame