Perawatan Kulit Sehat dan Cerah dengan Bodycare Scarlett

Gambar
Perawatan Kulit Sehat dan Cerah dengan Bodycare Scarlett – Sejak zaman kuliah, saya termasuk jenis manusia pemuja selfcare garis kerad!. Minimal seminggu sekali, saya selalu menyediakan waktu untuk me time, salah satu kegiatannya untuk merawat diri. Apalagi sejak mulai kerja full time, rasanya setiap kali hari libur adalah hari yang wajib untuk mengistirahatkan dan menyenangkan tubuh dengan perawatan. Kenapa seperti itu? Karena menurut saya, selain merawat jiwa, merawat raga juga gak kalah penting. Dengan cara itulah saya berterima kasih pada diri sendiri, karena sudah mau diajak bekerja keras selama ini. Kalau kita punya badan sehat, suasana hati kita juga pasti akan happy, ya kan. Temen-temen pasti tau kan, kalau punya badan sehat aja ternyata gak cukup, kita juga perlu merawat kulit badan dan kulit wajah supaya sehat dan cantik. Punya kulit yang sehat dan cantik tidak selalu harus putih, tapi kulit cerah bikin kita jadi kelihatan bersih dan terawat. Saya yakin semua orang pasti sena

Romantisan : Mengejar Matahari Tenggelam

Matahari Tenggelam, siang sudah mulai berganti malam. Orang bilang sore itu senja, senja artinya mulai malam, mulai malam artinya kurang cahaya. Kalau kurang cahaya jadinya sulit melihat. Lalu kesimpulannya ini tadi ngomong apa ?  hehe.. Gak ada cuma intermezo saja. Sekarang yang seriusan, bicara soal senja, ada beberapa orang yang sedih ketika senja datang, karena keindahannya hanya sejenak hadirnya, banyak orang menilai, senja adalah fenomena yang penuh dengan keraguan, bias oranye berbalut abu- abu, seringkali membuat orang bersedih. Saya dulunya juga sama sekali tidak pernah menyukai fenomena sore ini. Yip, masa senja setiap harinya kurang lebih hanya setengah jam saja. Tapi, sekarang beda ceritanya kalau senja sama kamu, ya udah pokoknya indah- indah tok. *sumpah ini dari tadi kok alay begini yak* *blushing* hehe





Senin, hari pertama si mamas praktik ngajar selama 1,5 bulan ke depan, waktu sms an, kok pengen jalan, akhirnya ngajak ketemuan, padahal kemarin minggu malam udah romantisan. Seperti biasa, kalau romantisan gak ada ide mau kemana. Tercetuslah "gimana kalau foto senja?" | Boljug alias boleh jugaaa deeeh. Waktu itu sempat dengar dari teman kalau di bukit dieng bisa motret senja karena tempatnya lebih tinggi. Tapi gak tau kenapa waktu udah ketemu planningnya berubah ke Batu. Sayang banget kesorean, macet, dan terlewatlah senja yang akan kami potret.



Meskipun senja kelewat gak masalah, lagi- lagi yang penting sama kamu. Menjelang maghrib, saya udah deg- deg an aja keingat dulu mamas pernah ngambeg gitu waktu diajak jalan maghrib- maghrib, sepanjang perjalanan dieem terus, diajak ngomong respon seperlunya. :( . Sepertinya dulu itu lagi PMS

Mampir masjid di Batu, makan soto, pulang..

Ternyata gak pulang, romantisannya masih lanjut di Taman Merjosari yang baru. Ada masjid yang sekilas mirip di Istanbul Turki di Merjosari. Versi mini.



Taman Merjosari sebenarnya cozy sekali untuk kongkow namun dinginnya gak karuan karena memang dulunya persawahan. Disini kami cuma jalan- jalan jalaaaaan foto- foto fotoooooo.. Mainan ayunan dan ngobrol entah apa kemarin itu. Kemudian beneran pulang.

Dapat salam dari mamas saya :)




Ciye romantisan terus.






Komentar

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Ini Dia 4 Motor Matic Ternyaman yang Jadi Primadona di Indonesia