Rabu, Maret 07, 2018

Jalan- Jalan ke Pantai PehPulo Blitar

  10 comments    
categories: 

[Pehpulo dari bukit]
Blitar sekarang bener-bener udah kayak gudangnya tempat wisata, menuju hampir segala ada. Utamanya sih wisata pantai-pantainya. Buat yang pernah baca blog ini, mungkin teman-teman juga sadar kalau beberapa kali cerita perjalanan saya juga lebih banyak ke arah kota patria. Rasanya, selalu ada hal baru dari Blitar yang harus dicoba.

Setelah beberapa waktu yang lalu bekunjung ke Pantai Umbul Waru yang jalurnya kayak neraka, tapi pantainya Masya'Allah indahnya. Kemarin, saya mencoba berkunjung ke pantai PehPulo yang katanya sih "Raja Ampat"nya Blitar.
Sebelum pergi, kayak biasa cari informasi soal lokasi, jalur dan lihat foto-fotonya. Ternyata beberapa orang bilang kalau Pehpulo ini kayak Raja Ampat adalah karena ada pulau-puluh kecil yang terpisah di sekitar pantai dan jika dilihat dari bukit jadi kayak di Raja Ampat. Tapi menurut saya, biarlah Pehpulo Blitar menjadi Pehpulo saja, tak perlu menjadi Raja Ampat segala. Supaya otentik.
Berangkat pukul 07.00 dari rumah, nyatanya tetap membuat saya sampai di pantai ini cukup siang. Tiga jam perjalanan rasanya cukup lama bagi saya yang lama tidak naik motor kemana-mana.
[Sisi tebing]
Ohya, Pehpulo sendiri terletak di Dusun Pehpulo, Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Blitar. Nah, ini baru pertama kalinya saya berkunjung, otomatis saya mengandalkan GPS- dalam arti sebenarnya. Perjalanan dari Kediri ke Panggungrejo cukup lancar karena kebetulan kami melewati jalur yang tidak terlalu ramai, nah begitu masuk ke Sumbersih ini yang agak creepy. Soalnya sepi banget dan didominasi oleh pepohonan di sisi kanan- kiri.

Namun meskipun demikian, jalannya sudah aspal mulus kadang ada juga yang tidak. Karena kabarnya, jalur ini akan dijadikan Jalur Lintas Selatan. Begitu masuk Dusun Pehpulo, kami mulai menggunakan penduduk setempat untuk bertanya arah.
[Ombaknya cukup keras]
Jalan menuju kawasan pantai ini sebetulnya tidak beda jauh dengan pantai Umbulwaru, namun jalur Pehpulo ini sedikit lebih baik karena jalan sudah terbuka dan mulus meskipun bukan aspal. Jadi supaya kamu tidak bingung, jalan menuju pantai ini hanyalah dua jalur yang dibuka seadaanya seperti 'galengan' jalan tanah di sawah. Namun bedanya bisa dilewati motor atau mobil bahkan tossa!.

Nah, masuk pantai ini kita gak perlu bayar tiket, cukup bayar parkirnya saja. Kesan pertama saya waktu datang adalah panas banget! Apalagi pasirnya putih lembut jadi terasa semakin panas. Yah, memang waktu itu saya datang pukul 10.00, sih.
Suasanya di Pehpulo cukup ramai, bertepatan juga saat itu hari libur. Ada beberapa yang mengemasi tenda, ada juga yang hanya piknik a la kadarnya, termasuk kami. Pehpulo punya beberapa bagian, namun saat itu kami hanya eksplore dua lokasi saja. Yaitu sisi kanan bukit dan sisi kiri pantai. Namun kabarnya ada hidden spot yang bagus juga di tempat ini.

Begitu datang, kami memutuskan untuk mencoba naik ke bukit terlebih dulu. Trekingnya gak begitu melelahkan sebetulnya, karena bukitnya sendiri tidak terlalu tinggi. Namun panas terik matahari ini yang gak bisa dikompromi. Jadi menyesal tidak membawa topi a la pantai.
[Sempatkanlah berswafoto]
Pemandangannya sudah tentu bagus, anginnya juga cukup semilir. Saya hanya mengambil beberapa foto saja karena tidak betah dengan teriknya matahari. Dirasa cukup melihat dan mengambil moment, kami turun untuk melihat pantai dari sisi yang berbeda. Rupanya, semakin siang pengunjungnya bukan malah makin sepi, tapi sebaliknya semakin ramai.

Beberapa anak kecil mandi di tepi pantai, kemudian disusul beberapa orang dewasa. Saya yang duduk di pinggiran rasanya senang melihat mereka. Tapi buat saya pribadi, mandi di pantai itu enggak banget. Hal yang sampai saat ini tidak pernah saya lakukan, entah kenapa saya tidak suka.
[anak kecil yang mandi di tepian]
Nah waktu saya bilang kalau saya gak pernah sekalipun mandi di pantai, teman saya dari Bandung bilang, ketika saya datang ke Bandung dia akan mengajak saya ke beberapa pantai di sana dan saya harus mencoba mandi di pantainya. Hahaha.

Pengen sih ke Bandung, kemarin pas akhir tahun juga sudah lihat-lihat harga kereta ke Bandung buat nonton konser musik. Cuma pas lagi peak season menuju tahun baru jadinya semua udah full booked. Mungkin lain waktu kalau sudah sedikit longgar waktunya. Sabar- sabar.
[sky]
Oh, mari dilanjut cerita soal Pehpulo.

Kami memutuskan pulang sekitar pukul 14.00 saat sudah tidak terlalu terik dan pengennya mampir dulu ke rumah kuno di sekitaran makam bung Karno. Namun batal karena niatnya mau cari SPBU dulu sebelum mampir, eh malah kebablas aja tau-tau sudah masuk Kediri.

Ah iya, kalau kamu mau berkunjung ke pantai ini. Jangan lupa memakai sunblock dan bawalah payung atau topi. Selain itu, jangan buang sampah sembarangan ya! Supaya pantainya tetap terjaga.

Hari minggu yang menyenangkan, perjalanan yang cukup untuk jadi charger energi menghadapi Senin- Sabtu lagi. Bonusnya kala itu, sepulang dari jalan-jalan Gusti memberi pemandangan super cantik lewat senjanya. Libur yang perfect!.

[Depan rumah]
[Damai]


Rabu, Februari 28, 2018

Cara Mudah Lapor SPT Secara Online

  2 comments    
categories: 
Hai hai, para manusia pemilik kartu NPWP dan yang sadar pajak dimanapun kalian berada. Menjelang bulan Maret ini kalian yang sudah punya EFIN (Electronic Filling Identification Number), pasti dapat e-mail pemberitahuan untuk melaporkan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) untuk melaporkan pajak kalian, kan. 

Nah, saya sendiri juga dapat emailnya di tanggal 20 Februari yang lalu. Yaudah deh, begitu ada pemberitahuan langsung coba untuk laporan SPT saat itu juga, pokoknya sebelum 16 Maret 2018 kalau gak mau kena denda.

Eh tapi selama 2 hari, kode verifikasi tidak kunjung datang ke emai;. Kemudian saya putuskan untuk menanyakan ke DJP via twitter mengenai masalah teknis ini. 

Eh, kayaknya mereka gercep deh. Besoknya kode verif yang sebelumnya saya klak-klik datang banyak banget, ada 17 kayaknya. 
[Surat cinta]
Ohya, soal EFIN tadi kalian yang punya NPWP tapi selama ini masih laporan tahunan secara offline dengan datang ke KPP, kalian bisa mengajukan permohonan EFIN ya. Caranya mudah banget kok. Pertama, cukup dengan berniat datang ke KPP untuk mau ngurus permohonannya.

Kalau dulu sih saat pengajuan permohonan EFIN saya masih pakai form biasa, nah sekarang semakin dipermudah karena sudah tersedia formulir onlinenya. Silakan cek di sini ---> http://pajak.go.id/sites/default/files/PER_32_PJ_2017_Lampiran.pdf (copas saja karena tidak dilinkkan). Isi secara lengkap datanya, kecuali nomor EFIN ya, soalnya itu nanti diisi sama petugasnya. 

Kemudian datanglah ke KPP terdekat dan tidak bisa diwakilkan ya, kecuali memang kolektif. Ohya, lengkapi juga berkasnya, seperti formulir permohonan EFIN yang sudah diisi tadi, alamat email yang aktif, FC KTP dan KTP asli karena kamu penduduk Indonesia, kalau mau sok jadi WNA boleh aja asal punya KITAS/ KITAP (Kartu Izin Tinggal Terbatas/ Tetap), serta copy NPWP dan tentunya NPWPmu. 

Nah, setelah diproses EFINmu, kamu bisa melakukan aktivasi di link ini https://djponline.pajak.go.id/resendlink. Selanjutnya kamu bisa melakukan lapor wajib pajak secara online. Ribet? Enggak kok.

Nah, kamu kan sudah punya EFIN nih. Jadi gini step by stepnya buat laporan pajak pribadimu. Btw, ini khusus pajak perorangan, ya. Soalnya saya sendiri belum pernah melaporkan pajak yang pendapatan brutonya lebih dari 60 juta.

1. Masuk ke link DJP Online https://djponline.pajak.go.id/account/login. Kemudian isi sesuai dengan NPWPmu dan password yang sudah disetting saat pembuatan EFIN. Isi captha/ capcaynya. Klik login.
[tampak depan]
2. Selanjutnya kamu akan dibawa ke page seperti di bawah ini. Sebelumnya saya sudah pernah melaporkan pajak sebanyak 2 kali. Kalau kamu belum pernah, langsung klik buat SPT.
[seperti ini]
3. Jawab saja pertanyaanya sesuai dengan kondisimu.

[Kalau tidak semua, maka lanjutkan]

4. Saya tidak memiliki usaha atau melakukan pekerjaan bebas, bukan istri atau suami karena saya belum menikah dan saya perempuan, dan satu lagi penghasilan bruto saya kurang dari 60 juta dalam setahun. Jadi saya dipersilakan untuk mengisi form 1770SS. Macam- macam formulir pajak bisa digoogling ya.
[Form 1770SS]
5. Selanjutnya kamu ikuti saja untuk mengisi datanya, pajak tahun berapa, status SPT normal atau pembetulan kemudian klik selanjutnya.
[begitu]

6. Kalau sudah isi saja sesuai penghasilanmu dalam satu tahun. Misalnya gajimu 4 juta/ bulan. Yasudah 12x4 = 48 juta dan seterusnya. Nah, disini nanti kamu bisa milih statusmu untuk menentukan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak). Kalau saya belum menikah dan belum ada yang ditanggung jadi PTKPnya 54 juta.

Sepemahaman saya, kalau penghasilan saya masih di bawah 54 juta maka pajak akan nihil.
[Isi saja sesuai dengan kondisi]
7. Sudah siap semua? Sekarang SPTmu sudah siap dikirim ke Direktorat Jendral Pajak. Kamu cukup klik untuk mendapatkan verifikasi kode dan kode tersebut akan dikirim ke emailmu. Nah nantinya masukin aja ke formnya. Terus klik sent.
[Masih nihil cuuy]
Tidak menunggu waktu lama, sebuah surat cinta dari e-filling akan mendarat dengan cantik di email yang sudah kamu daftarkan.
 Masih jadi sobat misqin jadi SPTnya nihil. Hahaha.

Mudah bukan? Dengan begini kamu gak perlu datang dan berdesakkan di kantor pajak untuk melaporkan SPTmu. Hemat waktu, hemat tenaga juga. 

Semoga bermanfaat.

Jumat, Februari 23, 2018

Cara Kreatif Pilih Sekat Ruangan yang Menarik

  3 comments    
categories: 
Rumah menjadi tempat yang selalu dinantikan untuk kembali. Rumah tak hanya sekedar bangunan, tapi juga sebagai tempat bernaung, berkumpul bersama keluarga dan saksi bisu perjalanan hidup pemiliknya.

Tak heran jika rumah selalu punya tempat spesial di hati masing-masing orang. Maka dari itu tak salah jika kita punya angan-angan untuk punya rumah yang bagus, luas, lega dan tertata rapi. Sehingga dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman.

Bagi saya yang tinggal di daerah bukan perumahan dan memiliki space yang cukup besar. Kadang juga merasa gak enak kalau ruangan yang terlalu luas terlihat kosong melompong. Maka dari itu kemarin saya mencoba untuk mengakalinya dengan menggunakan sekat ruangan.

Memutuskan untuk menggunakan sekat pada ruangan sebetulnya bukan hanya karena ruangan terlalu luas saja, namun juga karena ingin punya ruang tambahan. Sehingga salah satu ruangan di rumah harus dibagi dengan ruangan lain. Seperti misalnya ruang tamu dan ruang televisi.

Nah, untuk membagi ruangan ini maka butuh pembatas antar ruangan, salah satunya dengan membuat sekat. Saya sih pengennya bikin sekat secara permanen dengan membuat tembok baru, tapi rasanya kok butuh dana yang cukup besar ya. Akhirnya kemarin iseng-iseng cek desain sekat ruangan dan  coba cari alternatif bahan lain selain tembok permanen.
[Sumber : Bukalapak]

Nah, berikut ini ada beberapa ide untuk desain sekat ruangan meskipun gak pakai tembok namun tetap terlihat cantik:

Pisahkan dengan kayu, pemisah ruangan yang paling umum digunakan adalah dengan menggunakan triplek atau papan silikat. Papan ini sangat mudah ditemukan di toko bangunan dan harga per meternya pun tidak mahal.

Aplikasi pemasangan juga tidak perlu menggunakan jasa tukang karena hanya dengan sedikit skill dasar pertukangan, yaitu dengan paku sana sini. Tapi kalau buatmu sekat ruangan dengan papan sudah biasa, kamu bisa pakai sekat dari kayu yang memiliki bentuk unik dan cantik.

Sekat dengan menggunakan tirai, cara lain untuk memisah ruangan adalah dengan tirai. Ukuran tirainya juga harus besar dan tinggi sehingga bisa menutup ruangan dengan maksimal. Pastikan kamu memilih warna tirai yang cantik sehingga terlihat ceria dan tak terkesan seperti sekat di rumah sakit. Meski bukan sekat permanen, namun setidaknya kamu bisa punya tambahan ruangan.

Sekat dengan rak dan jadikan storage, memisahkan ruangan dengan menggunakan rak lalu menjadikannya storage pun bisa dilakukan sehingga terlihat lebih berwarna dan kreatif. Dengan begitu orang yang melihatnya tidak mengira kalau rak tersebut digunakan sebagai penyekat ruangan. Bahkan dengan adanya rak ini dapat mempercantik ruangan.

Pintu geser, tidak harus dengan membangun dinding baru, kamupun bisa menggunakan sekat berupa pintu geser seperti di rumah- rumah yang ada di Jepang.

Desain setengah dinding, kadang ketika akan membuat ruang baru, seringkali kamu memutuskan untuk membuat dinding full. Padahal dengan begitu ruangan di rumahmu akan terkesan sempit dan sesak. Nah, untuk menyiasati hal tersebut kamu bisa membuat setengah dinding saja. Setengahnya lagi, bisa kamu tambahkan tiang kayu atau hiasan lain supaya rumahmu terlihat lebih santai dan elegan.

Itu tadi beberapa tips buat kamu yang ingin membuat sekat untuk ruangan tambahan di rumahmu. Jangan lupa untuk menambahkan berbagai macam hiasan ruangan, ornamen dan lainnya untuk mempercantik ruangan di rumahmu. Dan yang paling penting jangan malas mencari inspirasi kreatif di berbagai situs belanja online sehingga kamu bida mendapatkan ide baru yang lebih unik.


Rabu, Februari 21, 2018

Tips Membeli Drone Camera Secondhand

  3 comments    
categories: 
Zaman sekarang drone merupakan salah satu jenis kamera yang diminati oleh banyak masyarakat karena mempunyai bentuk yang unik dan juga fungsi yang menarik. Selain itu drone camera sendiri juga merupakan jenis kamera yang dapat digunakan untuk memotret atau merekam gambar dari udara, karena bentuknya mirip dengan helicopter. Harga drone kamera sendiri beragam dari yang murah, sekitar ratusan ribu rupiah hingga hingga puluhan juta rupiah.

Nah, buat kamu yang pengen memiliki drone, tapi budget yang kamu punya belum mencukupi, kamu bisa memilih drone dengan kondisi bekas yang banyak dijual di pasaran dan pastinya lebih murah namun tentunya dengan mencari kwalitas yang tidak murahan.

Fyi, zaman sekarang banyak orang membeli barang dalam kondisi bekas untuk mendapatkan barang dengan harga lebih terjangkau. Seperti misalnya baju, peralatan elektronik, alat komunikasi, buku, dan lainnya. Kegiatan jual beli ini biasa disebut dengan preloved atau secondhand.

Namun ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan ketika akan membeli barang bekas ya, supaya tetap mendapatkan barang yang terbaik. Seperti misalnya membeli di tempat-tempat berikut ini:

Membeli dari sesama anggota komunitas fotografi atau pecinta drone. Dengan membeli barang dari orang dalam komunitas yang sama, tentunya kamu bisa mendapatkan harga drone kamera yang murah. Selain itu juga sebelum sepakat untuk membeli barang tersebut, kamu dapat dengan mudah untuk melihat barang untuk cek kondisi dan mencoba sebelum membelinya.

Membeli secara online. Saat ini sudah banyak sekali cara untuk membeli barang, salah satunya yang paling popular adalah belanja online. Apalagi banyak juga e-commerce yang juga menyediakan kemudahan-kemudahan jual beli untuk pelanggannya. Nah, di sini kamu bisa membeli berbagai barang bekas termasuk juga drone kamera. Beberapa tempat membeli yang dapat kamu pilih adalah forum jual beli online, situs jual beli online terpercaya, toko di sosial media, dan juga situs belanja online.

Setelah menemukan tempat yang cocok untuk membeli drone kamera, sekarang kamu juga harus mempertimbangkan bagaimana caranya mendapatkan barang dalam kondisi yang bagus. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk mendapatkan keuntungan lebih saat membeli barang bekas;

Memilih drone yang mempunyai fitur yang diinginkan dan juga dibutuhkan,

Memilih barang dengan kwalitas kamera yang terbaik, sehingga nantinya hasil gambar dari drone yang kamu beli dapat maksimal dan tidak mengecewakan,
Memilih drone dengan jangkauan terbang yang mumpuni dan juga berapa lama ia dapat terbang. Misalnya dengan mempertimbangkan kapasitas baterai drone tersebut,

Memilih merk drone. Seringkali mahal atau tidaknya harga drone kamera ditentukan dari merk yang akan kamu beli. Misalnya merk yang terkenal atau merk yang pertama kali mengeluarkan teknologi dronelah yang biasanya memiliki harga lebih mahal dari yang lainya.
[Sumber foto: Bukapalak/kamera/drone]
Last but not least, saat memilih barang bekas, tidak terkecuali drone, kamu harus tetap teliti. Jadi kamu bisa mendapatkan harga drone camera yang murah dan juga kwalitas yang bagus. Jangan pernah absen atau lalai untuk memeriksa kondisi drone terakhir kalinya saat diakai terlebih dahulu. Pastikan juga bahwa kondisinya masih aman dan layak untuk dibeli dengan harga yang ditawarkan.

Ohya, kalau kamu pandai menawar, lakukanlah nego harga. Hal ini juga perlu dilakukan supaya kamu bisa dapat harga drone bekas yang sesuai dengan budget atau bahkan lebih miring.

Selasa, Februari 20, 2018

Liburan Seru ke Pangandaran

  7 comments    
categories: 
“Liburan selalu menyenangkan, jika tidak, mungkin kamu belum nemu aja tempatnya dan temennya” –terPidiBaiq.

Tahun 2018 sudah hampir memasuki bulan ketiga, rasanya kok cepet banget ya?. Apa mungkin ini efek terlalu menikmati pekerjaan? atau bisa juga karena kurang piknik?. Hmm, yang pasti tiap bulan saya gak pernah abstain untuk cek tanggal merah. Yah, meskipun ujungnya tetap tiduran di rumah saja.

Tapi beda cerita kalau pas tanggal liburnya double. Wajib dan harus pergi jalan. Maklum saja, sebagai pekerja 6-1 (enam hari kerja, satu hari libur) memang agak susah kalau mau pergi ke luar kota dalam waktu yang cukup lama. Jadinya harus pandai-pandai mengatur waktu.

Tapi senangnya, akhir tahun ini saya mulai dapat jatah cuti. Biasalah anak baru kan belum punya hak ambil cuti di waktu-waktu tertentu, jadi harus sabar dulu. Nah, karena akhir tahun nanti saya bakalan punya cuti, saya sudah merencanakan untuk liburan. Rencananya sih tetap di Jawa saja, yang lokasinya tidak terlalu jauh dan belum pernah saya kunjungi.

Muncul ide gimana kalau misalnya ke Jawa Barat, kayaknya bakalan asyik. Apalagi kan masih sedikit banget jejak history saya di daerah ini. Setelah baca-baca dan cari tahu, saya mulai bikin itinerary untuk pergi ke daerah yang terkenal dengan wsiata-wisata air yang menakjubkan, yes Pangandaran.
[Sumber: Greencanyon.web.id]
Kemarin sempat juga baca cerita teman yang sedang liburan ke Pangandaran dan mupeng banget sama destinasinya. Apalagi Green Canyon (Cukang Tenuh) yang bisa buat bodyrafting dan wisata-wisata lain yang bisa buat tempat berburu sunset. Fix, akhir tahun harus jadi nih.

Nah, kalau tempat liburan sudah ditentukan, sekarang saatnya hunting akomodasi untuk menyempurnakan liburan ini. Btw, dulu saat masih belum jadi anak kantoran, saya kalau mau liburan sukanya dadakan. Gak ada rencana sama sekali, nah tahu- tahu udah ada di lokasi. Tapi jeleknya kalau liburan dadakan itu adalah saya sering banget gak kebagian kamar untuk menginap. Jadinya harus cari tempat lain dan seringnya keluar dana lebih besar.
[Hotel Pangandaran]
Makanya, sejak itu saya selalu cek dan hunting hotel untuk menginap saat liburan keluar kota. Supaya liburan tetap tenang dan senang. Soalnya kalau sampai keluar dana lebih besar kan jadi gak senang liburannya. HAHAHA.

Setelah cek harga hotel diberbagai tempat, ternyata jodohnya tetep sama Traveloka. Soalnya pilihan hotelnya banyak dan lengkap, selain itu juga bisa pilih lokasi yang dekat dengan tempat wisata. Nah, di Pangandaran kota sendiri ada 141 hotel yang bisa jadi pilihan. Banyak banget!.

Senengnya kalau sama Traveloka nih, harganya pasti dan semua biayanya jelas. Tidak ada harga yang disembunyikan atau tipu- tipu. Kalau dapat harga yang sesuai atau bahkan di bawah budget kan sisanya bisa ditabung buat liburan selanjutnya.

Tiap kali liburan dan butuh untuk nginap saya juga pesan hotelnya di Traveloka, soalnya cepat dan sama sekali gak ribet. Senengnya lagi, metode pembayaran di Traveloka ini juga mudah banget, ada banyak pilihan yang bisa kamu pakai. Seperti misalnya Kartu Kredit, transfer & ATM, Direct Debit dan juga bisa di Indomart/ Alfamart. Saya pribadi seringnya pakai direct banking karena pakai klikpay.

Nah buat yang nasibnya sama kayak saya (yang susah liburan karena benturan dengan waktu kerja) atau yang mau liburan bareng keluarga. Bisa tuh dicoba buat hunting penginapan di hotel Traveloka. Soalnya kamu bisa dapat benefit banyak banget.

Duh, udah kebayang bakalan liburan ke tempat asyik terus pas nginap di hotel, dapat tempat yang oke punya banget. Eh, akhir tahun ada yang ke Pangandaran gak? Bareng yuk!.

Jumat, Februari 16, 2018

Bikepacker ke Malang dengan Adik

  4 comments    
categories: 
Sudah agak lama rasanya saya tidak bercerita tentang perjalanan dengan menggunakan sepeda motor, karena aslinya memang sudah lama tidak pergi jalan-jalan luar kota. Akhirnya hari Minggu kemarin saya bersama adik, secara mendadak sepeda motoran ke Malang.
[Masjid di depan Alun- Alun Batu]
Sekitar pukul 10.30 kami pergi dan sampai saat makan siang. Makan siangnya dimana? Di Kedai Assalamu'alaikum bin Waalaikumsalam depan kampus Unversitas Muhamaddiyah Malang.

Sebenernya mau ngapain ke Malang? Gak ada. Cuma karena di rumah ga ada kegiatan jadilah ide meluncur ke kota bunga ini terlaksana. Saking gabutnya. 


Pas di jalan barulah dapat ide pengen ke Alun-Alun Malang, nah pas di perjalanan hujan deres banget. Baru sampai di daerah Sukarno Hatta kami balik pulang ke arah Batu. Jadi bergeser mampir ke Alun- Alun Batu, rupanya lagi ramai banget karena memang lagi hari libur. Mau naik bianglala pun juga tidak beroperasi, mau ke susu Ganesha dan ketan Legenda juga penuh banget. Hahaha. '
[Foto sendiri dengan background pasang2an. Aku gapapa]
Sekitar 2 jam perjalanan dan 2 jam perjalanan pulang, di Malang sendiri kami cuma punya waktu kurang dari 3 jam.
[Harus mampir kesini kalau lagi ada di Batu]
[Kesini juga wajib]

Nah, pas baliknya nemu spot dengan background bendungan Selorejo. Jadi kita berhenti untuk foto- foto. Alhamdulillah begini saja sudah bahagia. 
[SisterXBrother]
Lokasinya ini ada di dekat POM Bensin Ngantang, Malang. Jadi, Minggu besok kemana lagi kita, dek?.

Silviana-

Minggu, Februari 04, 2018

Bromo, 1 Januari

  4 comments    
categories: 

Perjalanan ke Bromo 31 Desember yang lalu. Mainstream sebetulnya, plesir di akhir tahun. Tapi, mau bagaimana lagi? Hehehe. Perjalanan dari bus ke angkot ke bus dan hardtop. Panjang ceritanya sampai kena biduran malam-malam. Tapi, perjalanan yang menyenangkan disela sibuk bekerja. 

Semoga masih banyak kesempatan untuk terus melakukan perjalanan. Melihat lebih banyak manusia. Belajar banyak hal. Benar kata orang, kita gak pernah bisa punya semuanya. Misalnya, uang, waktu dan tenaga. 

ada waktu, ada tenaga, tak ada uang = pas masih muda. 
ada uang, ada tenaga, tak ada waktu = pas udah mulai bekerja.
ada uang, ada waktu, tak ada tenaga = menjelang tua.

Begitulah hidup. Meskipun telat, terimakasih untuk tahun 2017 yang penuh pembelajaran dan tahun yang menyenangkan. Semoga terus seperti itu. 

Foto ini diambil tanggal 1 Januari 2018. Saat Bromo lagi ramai- ramainya. Tapi, saya beruntung bisa dapat momen tanpa kebocoran manusia seperti ini. Terimakasih, momen. 

Sabtu, Februari 03, 2018

Ingin Punya Usaha Sampingan? Bisnis Kuliner Aja!

Well, ngomongin soal usaha sampingan, hampir setiap orang yang saya kenal selalu punya passion untuk punya usaha sendiri. Selain karena bisa suka-suka karena tidak terikat jam kerja dan SOP kantor juga lebih bebas dalam menentukan keinginan sendiri.

Eh tapi jadi pegawai juga menyenangkan kok, soalnya tiap bulan dapat gaji dan bonus jika ada lemburan (over time). Dapat asuransi kesehatan, award tahunan, dan banyak kemudahan lainnya. Tapi setelah bekerja lebih dari sepuluh tahun, apakah nantinya uang gaji masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hari tua?.

Apalagi nilai mata uang terus menurun, sementara harga barang menanjak naik. Jangankan menabung, untuk makan dengan layak dan membayar biaya sekolah anak (nantinya) saja mungkin sudah pas- pasan. Padahal bagi sebagian orang, gaji yang didapat ingin ditabung untuk beli rumah, beli mobil, pergi haji, pergi liburan dan sebagainya. Terus gimana dong solusinya? Paling mudah adalah dengan buka usaha sampingan, jadi kita bisa dapat tambahan di luar gaji bulanan.

Nah, usaha sampingan yang paling mudah dibuka adalah bisnis kuliner, alasan basicnya ya karena semua orang butuh makan dan sifatnya berkelanjutan. Nah buat kamu yang pengen punya usaha mungkin bisa mencoba dengan berjualan jajanan seperti roti bakar, martabak telur mini, atau kue kering. Yah, walaupun usaha rumahan ini margin keuntungannya tak begitu besar, tapi perputaran uangnya cukup cepat. Meskipun sedikit, namun setiap hari bisa dapat penghasilan.

Bagaimana dengan tugas tugas kantor yang menjadi kewajiban, kalau kamu nyambi jualan makanan? Tenang, kamu pasti bisa mengatur waktunya. Jika jam kantor berakhir pukul 5 sore, habis maghrib kamu bisa mulai berjualan. Tak usah jauh jauh, pasang saja gerobak di depan rumah. Tetangga sekitar bisa jadi konsumen pertama dari usaha sampinganmu.

Jika lokasi rumahmu ada di perumahan yang sepi atau masih menyewa tempat di rumah susun, kamu bisa memulai usaha rumahan dari dapur. Manfaatin aja media sosial untuk mempromosikan bisnis kuliner ini dan sediakan layanan delivery order. Karena zaman sekarang, pembeli suka yang praktis, begitu pesan, diantar ke rumah, lalu bayar.

Jangan takut untuk bersaing dengan bisnis franchise atau usaha rumahan lain, karena selera customer berbeda-beda. Apalagi kalau bisnis kulinermu unik, hal itu bisa menjadi nilai tambah, misalnya kamu menjual roti bakar dengan bentuk unik, dicetak jadi bentuk bintang atau binatang. Kamu juga bisa berinovasi dengan variasi isian roti: selai srikaya atau selai cokelat kacang homemade. Lebih nikmat dan tentunya sehat.
Yah, walaupun bisnis kulinermu nantinya masih di level usaha rumahan, kamu bisa membungkus roti dengan kotak berlogo dan tas kresek sablonan yang bertuliskan alamat yang menjadi lokasi usaha sampinganmu. Nah, kalau sudah cukup modal, kamu juga bisa mempekerjakan kurir (saudaramu/ tetanggamu) untuk mengantar (delivery order) roti dengan boks khusus yang berwarna mencolok dan bergambar logo dari bisnis kuliner yang kamu jalankan, ya agar terkesan profesional.

Masih ragu untuk membuka usaha sampingan karena belum bisa masak? Berdayakan kemampuan keluarga di dapur. Nah kalau pada sibuk semua gimana dong? Tak usah bingung karena there is a will there is a way. Beli saja beberapa jenis kue basah di pasar subuh, lalu bawa ke kantor. Jual ke rekan kerja, tapi jangan lupa naikkan sedikit harga kuenya.

Biasanya kue basah di pasar subuh harganya lebih murah, karena kebanyakan pembelinya adalah penjual kue. Saya sendiri juga melakukan bisnis kuliner minuman dengan berjualan infused water, jamu dan minuman rasa-rasa (matcha latte, taro dan sebagainya). Namun, hanya ready saat hari libur.

Baca Juga : Galeri Infused Water

Nah, kalau kamu punya usaha sampingan di luar kesibukan kantor, otomatis pemasukan juga akan bertambah. Jangan lupa juga untuk mengerem setiap pengeluaran tersier dan menabung hasil dari usaha rumahanmu, agar keuntungannya terasa. Tapi yang paling penting kesehatan juga harus dijaga, karena kesibukanmu bertambah dan butuh stamina prima setiap hari.

Namun yang harus ditanamkan dalam mengelola bisnis kuliner adalah jangan kaget jika produk kita tak laku. Tetap sabar dan terus berusaha dan juga berdoa. Nah, buat yang mau nyemplung diusaha, semoga usaha sampingan yang akan dikelola membawa berkah dan kesejahteraan . Semoga bisa jadi inspirasi ya!.

Minggu, Januari 28, 2018

Reuni Dadakan Sambil Belajar jadi Top Contributor dan Local Guide

  2 comments    
categories: 
Haha. Judulnya apa banget yak.
[yang motret Yoyok]
Jujur saja sejak agak lama gak nulis blog, saya merasa kok bahasa rasanya jadi kaku banget. Gak seluwes biasanya. Tapi yasudahlah, toh blog memang digunakan untuk hepi-hepi, semoga yang masih suka mampir kesini juga senang dengan tulisan yang saya unggah di sini ya. *ngarep.

Jadi, tepat satu minggu yang lalu saya berjumpa dengan beberapa teman zaman SMA di acara sharing bareng soal local guide dan top contributor Google yang diadakan di salah satu cafe di Pare, D'Leon. Kebetulan pas itu ada Ria Lyzara yang jadi pembicaranya, udah pada tahu lah ya kiprahnya Ria gimana :D.

Kebetulan pas itu ada teman SMA yang lain, Fatkhi (yang beberapa kali sering pergi sama saya dan hunting foto bareng) dan Ichris (ini teman SMA juga). Over all acaranya seru, yah intinya sharing saat itu nyenengin banget karena kita jadi tahu soal gimana sih supaya bisa berbagi sama orang lain dari hal yang paling kecil. 
 
[mehehehe, mana sih kameranya]

Kalau kita ga bisa berbagi lewat harta benda- sedekah. Berbagilah melalui Local Guide atau menjadi Top Contributor dengan membantu orang lain menemukan tempat- tempat yang mereka tuju danmenjawab pertanyaan orang orang yang membutuhkan jawaban. Eh iya, untuk yang sharing Local Guide adalah mba Nunu Instajramnya @klepon.abang kalau yang Local Guide si Ria.


Nah untuk bisa jadi local guide caranya simpel banget, cukup dengan berkontribusi di Maps (aplikasi di HP kalian). Foto tempat yang kalian kunjungi dan tulis ulasanya. Sedangkan untuk menjadi top contributor kalian cukup membantu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan orangdi forum yang bisa kalian akses di  Top Contributor. Kalau mau masuk forumnya klik aja yang Google Help Forums nah kalau yang Help on Social itu juga sama, hanya saja yang Help o Social itu harus connect ke twitter. Simpel. Eh iya, saya sarankan pakai pc saja karena lebih friendly. 

Nah kalau masih bingung bisa langsung ke @rialyzara aja. Hahaha

Seselesainya acara, saya melanjutkan makan bersama 4 teman yang lain ke Mie Djudes yang selalu ramai (murah) di Pare. Next post InsyaAllah bakalan diceritain soal tempat makan yang hype dikalangan kids zaman now-nya Pare yuhu. 
[Ichris, Ria, me, Fatkhi]
Thankyou teman-teman, sudah meluangkan waktu untuk berkumpul dan bercerita. Sukses selalu untuk kita semua. See you when I see you. 


Minggu, Januari 21, 2018

Ayam Bakar Pak Biso Maospati Murah dan Nikmat

  1 comment    
categories: 
Cerita ini merupakan lanjutan dari perjalanan menuju garhering employee. Setelah malam sebelumnya saya dan teman- teman menginap di Hotel Wisma Djaja Bojonegoro, kami melanjutkan perjalanan menuju Madiun via Ngawi. Kebetulan sebenernya enggak juga sih pas jam makan siang, jadilah perut naga kami semua minta diajak mampir makan siang dulu. Tempat makan ini adalah rekomendasidari Area Sales Manager saya di Kediri.

Warung Pak Biso ini letaknya ada di Jalan Raya Maospati Solo, kalau dari Bojonegoro ada d sebelah kiri jalan. Menyediakan menu ayam goreng dan ayam bakar yang rasanya cenderung manis. Mungkin juga karena kena budaya solo yang sukanya manis- manis. 

Pelayananya cukup cepat, sekitar 20 menitan ayam bakar siap dinikmati. Tempatnya sih minimalis cuma cukuplah kalau pas rame-rame dan yang paling penting nyaman. Kebetulan pas itu kami milih tempat di luar, soalnya udara di Maospati cukup panas.

Harganya juga cukup terjangkau, kurang dari Rp. 10K/ porsi. 

Share foto- fotonya aja ya. 












Taken with yi4k.