Ramadan Extra Faedah Makin Produktif bareng Smarftren

Gambar
Marhaban Yaa Ramadan, syukur alhamdulillah kita dipertemukan kembali dengan bulan suci ini. Semoga apapun yang kita lakukan menjadi berkah dan bermanfaat ya, baik untuk diri kita sendiri juga untuk orang lain. Ohya, harus tetap semangat beraktivitas nih meski lagi menjalankan puasa. Temen-temen sudah punya jadwal apa saja nih selama bulan puasa? Buka bersama? Sahur on the road? atau yang lainnya?. Sepertinya beberapa kegiatan umum yang biasa kita lakukan saat bulan ramadan sebelumnya, masih harus kita tahan ya di tahun 2021 ini karena pandemi masih belum juga berakhir. Sedih sih, tapi lebih baik memang saling menjaga diri ya. Tapi tenang aja, ada banyak alternatif kegiatan yang bisa kita lakukan selama ramadan, lho. Apalagi kalau malam atau setelah sahur dan subuh gitu, jujur lebih enak kalau mau melakukan aktivitas meskipun secara online. Nah, karena di bulan ramadan jadi punya cukup banyak waktu di luar kegiatan bekerja, saya jadi punya kesempatan untuk belajar-belajar lagi. Belajar?

Turut Bahagia

Malam itu, saya terbangun. Pukul 00.49 selalu sekitaran itu. Setiap hari, begitu. Rutinitas otomatis yang ter-setting sejak satu tahun lalu.

Apalagi yang dilakukan ? Selain beribadah malam ? Yup, Internetan. Saya membuka twitter, tempat dimana semua orang yang memiliki akun sosial media itu bisa menjadi apa saja. Utamanya komentator.

Sekrol timeline, menemukan retwittan salah satu teman, isinya begini "Tak ada yang lebih menyedihkan dari perpisahan tanpa keinginan". Yang belakangan saya tahu, ternyata dari http://kumpulanspasi.wordpress.com/. Tiba- tiba, pikiran saya langsung tertuju pada kabar dari seorang teman yang baru saja melaksanakan pernikahan. Senang mendengarnya, apalagi saya tau mereka sudah menjalin hubungan lebih dari 6 tahun, lika- liku hubungannya, dan dengan segala perbedaan.

Dulu, sempat bertanya- tanya, apakah mereka bisa menyatu, padahal ada sekat diantara mereka, iya sekat itu namanya agama. Cuma karena membaca twitt tersebut, pikiran saya bisa sampai kemana- mana, teringat ini itu. Waktu itu, dalam suatu diskusi bersama alm. Chandra, kami membicarakan tentang hubungan teman kami tersebut. Bagaimana nantinya jika mereka tidak jadi satu dalam artian menikah, gimana sakitnya kalau dipisahkan cuma karena perbedaan. Sakitnya ? Jangan tanya, sudah pasti dimana- mana.

Ternyata, kemarin, terdengar kabar mereka sudah menikah. :))

so, happy wedding ya!

Entah apapun prosesinya, aku turut bahagia.


Komentar

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame