Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

Jarak

Jarak.. Jarak.. Jarak.. Kenapa harus terjadi jarak ? Ada apa dengan jarak ? kenapa sekarang kata itu menjadi tombak pembunuh hubungan kita ? Hubungan persahabatan yang hampir genap 3 tahun. 
Kamu tau ? aku sedih sekali saat kamu bilang "jangan hubungi aku lagi".

Sedangkan aku sama sekali tidak tahu menahu tentang hal yang kamu maksud. Tiba- tiba berkata seperti itu. Setelah berbincang sebentar dengan seorang teman, oh, karena wanita lagi. Bukan aku ingin memilikimu dan tidak membiarkanmu bahagia, aku sehabatmu yang lebih mengenalmu lebih dulu dibanding dengan wanita itu. Kenapa harus karena wanita yang sekarang jadi pacarmu yang menjadi pemisah kita? Apa wanitamu takut jika waktumu habis denganku ? Aku tau diri, aku tak mungkin melakukan itu. Lagi pula, aku yakin kamu pasti lebih respect pada wanitamu daripada aku, dan itu pasti. Aku cuma sahabatmu yang kau datangi jika kau memiliki masalah, dan pergi lagi setelah kamu menemukan kebahagianmu, bukankah selalu begitu ?

Bodohnya aku adalah, aku sudah sangat sayang padamu, sama halnya dengan sahabtku yang lainnya. Namun, kenapa kamu membuatku selara ini, teman ? Aku diam, bukan karena aku takut, aku hanya tak ingin memperpanjang masalah ini. Kau tenggelamkan semua cerita pertemanan kita hanya karena wanita.

dan sekarang, mugkin aku akan kehilangan masa indah bersama sahabat yang baik, menyimpan pertemanan dalam kotak putih yang sekarang hilang entah kemana. Bahagia selalu untuk sahabatku yang berada dalam jarak dan waktu yang tak terdefinisikan.

*ps : an empty street, an empty house, a hole inside my heart .. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame