Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

Ada MABA Ngajak Berantem

Sekitar 2 bulan yang lalu, saya lagi main twitter dan ketemu sama postingan detikHealth, judulnya 

"Merokok di Kampus FKM UI Dendanya Rp 100 Ribu Plus Fotonya Dipajang".


Saya coba baca dan saya retweet post ini dengan menambah beberapa kalimat di rt'an saya, kayak gini :




dan ada salah satu follower saya yang menimpali, seperti ini :







(Terjemahan Bahasa Indonesia) - "weh,, ya jangan !!. seperti masih SMA aja di larang merokok di area PBM"
FYI, saya selalu sensitif dengan tanda seru [!], entah mau gimana cara nulisnya tapi tanda seru begitu frontal buat saya. Maka dari itu saya menjawab dengan sedikit berlebihan, mungkin.

Setelah itu lamaaa sekali tak ada balasan, saya pikir sudah tak perlu berdebat lagi. Ngga taunya, semalam waktu saya buka twitter, saya nemuin ada mention dari @dewa_siiboy ke saya. Agak kasar sih menurut saya, kayak gini :


 (Terjemahan Bahasa Indonesia) - "Beliin aja engga kok ngatur2".

Nah, gimana tuh kayak gitu ?

~~~~~~~~~~~~~
Gimana saya bisa tau dia Maba ? Yap, karena dia pernah ikut program bagi- bagi coklat yang saya adain di awal semester lalu, waktu itu saya butuh data buat nulis di majalah, iseng- iseng berhadiah saya nanya ke Maba kenapa milih Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang, nah salah satunya anak ini.

Tapi biarin aja lah ya, NOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO.... BODY CARE JUGA SAMA DIA (INI CAPSLOCK LHO, BUKAN MARAH :)) ).

Saya bukan ga suka sama perokok, saya gak suka cara mereka merokok, cuma itu. Temen- temen saya juga banyak yang ngerokok, sebagian malah ada yang cewek, tapi mereka tau tempat kok, menghargai dan empati sama yang ga ngerokok. Sama- sama jagain lah intinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame