Kenal Lebih Dekat dengan Teman Kreasi Indonesia

Gambar
Sejak pandemi datang, rasanya makin banyak teman-teman yang bergerak menjadi wirausaha dan kreator. Kebanyakan awalnya cuma coba-coba, ternyata banyak juga yang berhasil dan keterusan sampai sekarang. Nah beruntungnya, sekarang ini ada banyak sekali dukungan dan kemudahan yang diberikan kepada pengusaha dan kreator lokal. Salah satunya adalah dukungan dari PT Smartfren Telecom Tbk. Para pengguna setia Smartfren pasti udah ga heran kalau Smartfren selalu punya gebrakan baru. Program terhits yang baru diluncurkan oleh Smartfren kali ini adalah Teman Kreasi Indonesia. Program ini merupakan sarana pemberdayaan lanjutan yang memiliki basis pengembangan dan penguatan komunitas kreatif di masyarakat. Sama seperti sebelumnya prinsip yang digunakan oleh Teman Kreasi Indonesia adalah kokreasi yang saling mendukung. Maka dari itu Teman Kreasi Indonesia diharapkan dapat mendorong lahirnya banyak wirausahawan sosial, wirausahawan digital, serta kreator lokal di tanah air. Pada tanggal 25 Maret 2021

Ada MABA Ngajak Berantem

Sekitar 2 bulan yang lalu, saya lagi main twitter dan ketemu sama postingan detikHealth, judulnya 

"Merokok di Kampus FKM UI Dendanya Rp 100 Ribu Plus Fotonya Dipajang".


Saya coba baca dan saya retweet post ini dengan menambah beberapa kalimat di rt'an saya, kayak gini :




dan ada salah satu follower saya yang menimpali, seperti ini :







(Terjemahan Bahasa Indonesia) - "weh,, ya jangan !!. seperti masih SMA aja di larang merokok di area PBM"
FYI, saya selalu sensitif dengan tanda seru [!], entah mau gimana cara nulisnya tapi tanda seru begitu frontal buat saya. Maka dari itu saya menjawab dengan sedikit berlebihan, mungkin.

Setelah itu lamaaa sekali tak ada balasan, saya pikir sudah tak perlu berdebat lagi. Ngga taunya, semalam waktu saya buka twitter, saya nemuin ada mention dari @dewa_siiboy ke saya. Agak kasar sih menurut saya, kayak gini :


 (Terjemahan Bahasa Indonesia) - "Beliin aja engga kok ngatur2".

Nah, gimana tuh kayak gitu ?

~~~~~~~~~~~~~
Gimana saya bisa tau dia Maba ? Yap, karena dia pernah ikut program bagi- bagi coklat yang saya adain di awal semester lalu, waktu itu saya butuh data buat nulis di majalah, iseng- iseng berhadiah saya nanya ke Maba kenapa milih Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang, nah salah satunya anak ini.

Tapi biarin aja lah ya, NOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO.... BODY CARE JUGA SAMA DIA (INI CAPSLOCK LHO, BUKAN MARAH :)) ).

Saya bukan ga suka sama perokok, saya gak suka cara mereka merokok, cuma itu. Temen- temen saya juga banyak yang ngerokok, sebagian malah ada yang cewek, tapi mereka tau tempat kok, menghargai dan empati sama yang ga ngerokok. Sama- sama jagain lah intinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame